Dikalahkan Tim Divisi Tiga, Manchester City Terusir Dari Piala FA

Sepakbola

Mengumpulkan 72 poin dari 27 pertandingan yang sudah dijalankan, Manchester City memang tampil benar-benar luar biasa di Liga Inggris musim 2018. Bahkan City tampaknya sudah tak mungkin dikejar rival satu kotanya, Manchester United yang tertinggal 16 poin di posisi kedua. Namun kegemilangan City itu justru berubah jadi bulan-bulanan karena The Citizens baru saja tersingkir dari turnamen Piala FA.

 

Yang membuat City malu adalah mereka disingkirkan oleh Wigan Athletic, tim yang berkompetisi di kasta divisi tiga. Bermain di stadion DW hari Selasa (20/2) dini hari, City menelan kekalahan 0-1 dari Wigan berkat gol yang dicetak Will Grigg di menit ke-79. Kekalahan ini jelas membuat shock penggemar City karena City begitu mendominasi jalannya pertandingan Judi Togel dengan penguasaan bola mencapai 82% lewat data ESPN FC.

 

Tercatat jika Raheem Sterling dkk itu melepaskan 15 tembakan dengan tiga di antaranya mencapai sasaran, bandingkan dengan Wigan yang hanya melepaskan tiga kali tembakan dengan satu saja yang mencapai sasaran. Masih belum bisa mencetak gol jelang babak pertama berakhir, manajer Pep Guardiola memasukkan Sergio Aguero di masa injury time. Namun petaka mulai muncul saat Fabian Delph diusir wasit dan mendapatkan kartu merah usai melanggar Max Power.

 

City sempat mencetak peluang emas di menit ke-73 tetapi malah kebobolan enam menit kemudian yang berujung terjungkalnya mereka dari turnamen Piala FA. Kekalahan ini pun menyorot bagaimana tim sekelas Wigan yang cuma memiliki kekuatan finansial GBP 19 juta (sekitar Rp 360 miliar) bisa menang dramatis dari sang raksasa City yang punya pundi-pundi uang GBP 349 juta (sekitar Rp 6,6 triliun).

 

Peluang City Raih Quadruple Musnah

 

Tersingkirnya City dari turnamen Piala FA jelas membuat harapan mereka bisa meraih quadruple pupus begitu saja. Saat ini City tinggal berjuang di kompetisi Liga Inggris, Liga Champions dan Piala Liga Inggris. Hanya saja kekalahan City ini juga ternoda karena pertandingan sempat diwarnai keributan hingga Aguero ikut ambil bagian.

 

Kerusuhan ini terjadi saat suporter klub yang berkompetisi di League One meluapkan kegembiraannya dengan menyerbu ke lapangan usai Wigan mengalahkan City. Seorang suporter terlihat mendekati Aguero dari belakang yang rupanya membuatnya ngamuk. Aguero bahkan hendak mengejar dan mengayunkan tangannya ke suporter itu sebelum akhirnya dicegah oleh pemain Wigan, Cheyenne Dunkley.

 

Sementara itu di sisi lain stadion, suporter City juga sempat bikin onar karena tak terima Delph diganjar kartu merah. Dalam penjelasannya ke media Soccerway, Guardiola tak mempermasalahkan hal itu dan menerima kartu merah Delph. “Bagi saya itu (aksi Delph) adalah tindakan tidak perlu. Kami harus belajar soal itu. Saya menilai tim saya dari niatnya, bukan hasil akhir. Kami berusaha, 10 lawan 11, kami menciptakan banyak peluang. Kiper mereka bagus, kami tak bisa menuntaskan peluang. Selamat untuk Wigan.”

 

Kalah Dari Wigan Tak Pengaruhi City

 

Sementara itu meskipun kalah dan tersingkir, Eidur Gudjohnsen yang juga mantan pemain Chelsea menilai kalau hal ini tak akan mempengaruhi mental City. Gudjohnsen yakin jika City akan segera bangkit dari keterpurukan yang menyesakkan seperti saat kalah dari Shakhtar Donetsk dan Liverpool. Bahkan Gudjohnsen optimis jika City bisa tampil sempurna kembali dalam tiga turnamen tersisa dan mengincar trebble winner seperti yang diucapkannya kepada Sky Sports dan dilansir Detiksport.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *