Korban Pelecehan Seksual Kembali Ungkapkan Kasus Pelecehan Seksual di RS

Pelecehan Seksual

Beberapa hari ini publik terutama dunia maya digegerkan dengan adanya video tentang pelecehan seksual oleh perawat rumah sakit pada pasien perempuan yang ada di sana dalam keadaan sakit. Dan didorong oleh ini, seorang korban lainnya mengungkapkan pengalamannya pada salah satu media.

Dari Video yang Viral

Awalnya adalah adanya video yang beredar luas yang mana di sana menunjukkan seorang pasien perempuan yang mengungkapkan kemarahannya pada perawat lelaki yang dituduhnya menggerayangi dirinya saat ia tengah tak berdaya di bawah pengaruh obat. Video yang menyita perhatian publik di dunia maya itu diunggah di akun pribadi bernama @thelovewidya. Video pertamanya diunggah oleh korban yang masih berada di ranjang pada hari Rabu (24/1) dengan kondisi tangannya masih dengan infus dan diapit oleh dua orang perawat perempuan.

Dikelilingi oleh sejumlah petugas rumah sakit, pasien itu memarahi perawat Poker88 yang mana di sana tampak sangat pasrah. Pasien tersebut memapar detail dari kejadian pelecehan seksual dan ujung dari video itu adalah sang perawat menghampiri korban dan meminta maaf sembari menyalami tangannya. Perawat itu sempat mengatakan bahwa ia khilaf saat melakukan perbuatan tidak senonoh tersebut.

Video tersebut awalnya beredar luas di Whatsapp grup dan juga media sosial. Lalu sontak saja membuat warganet sangat geram dan menuntut pihak kepolisian untuk menindaklanjuti segera kasus ini.

Manajemen dari Rumah Sakit National Hospital mengakui tindakan yang telah dilakukan oleh salah seorang perawatnya itu. Manajemennya menegaskan bahwa pihaknya telah langsung memecat perawat itu.

Kapolrestabes Surabaya Kombes Rudi Setiawan menerangkan peristiwa itu bermula saat korban menjalani operasi di rumah sakit itu. Dan dalam kondisi di bawah pengaruh obat anestesi, pasien tersebut dipindahkan ke ruang pemulihan. Di saat ruang pemulihan itu lah terjadinya pelecehan seksual pada sang pasien.

Bukanlah Kali Pertamanya

Pengalaman yang mana dialami oleh pasien yang ada di video viral itu rupanya bukan kali pertama terjadi pada perempuan di Indonesia. Uly Siregar, warga negara Indonesia yang kini tinggal di Amerika Serikat, pun pernah mengalami hal serupa saat ia dirawat di salah satu rumah sakit di Bandung, Jabar, di pertengahan 1990 silam.

“Ia meraba-raba dada saya,” ungkapnya. Saat itu Uly hanya bisa tertegun dan juga tak bisa bereaksi. Saat itu ia juga dilanda ketakutan. “Karena waktu itu saya masih tidak berpengalaman dan juga kaget. Ya shock aja gitu rasanya. Ngga bisa ngapa-ngapain. Saya Cuma diam saja saat ia menggerayangi dada saya,” imbuh dirinya.

Celakanya, kejadian pelecehan seksual itu tak hanya terjadi satu kali saja. Tiap malamnya, perawat tersebut mebangunkan dan juga melakukan hal yang serupa padanya. Ia tetap saja ketakutan dan tidak bisa berbuat apa-apa. Baru saat perawat itu berbuat lebih jauh lagi dengan menggerayangi bagian bawah dari tubuhnya, keberaniannya bangkit.

“Dia mencoba untuk menyentuh saya lebih jauh lagi. Ia mencoba menyentuh saya ke bagian selangkangan. Dan mungkin saya langsung tersadar, kok kurangajar banget. Akhirnya saya bentak dia. “Hey, jangan!” dia kayanya waktu itu kaget dan setelah itu nggak lagi menyentuh saya,” paparnya.

Selama bertahun-tahun Uly memendam beban psikologis ini dan tak mengadukan pelecehan seksual ini pada siapapun baik itu pihak rumah sakit atau juga pihak berwajib. Bahkan ia juga tak mengadukan hal ini pada suaminya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *